Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Isim Tafdhil; Pengertian, Wazan dan Contohnya

Pengertian

Isim tafdhil adalah isim musytaq (bisa di tatsniyah-kan, juga dijamakkan) yang setimbang dengan wazan af’alu (أَفْعَلُ) menunjukkan makna pada dua hal yang memilki makna yang tergabung, dimana salah satu diantara keduanya lebih diunggulkan.

Syarat yang perlu diperhatikan dalam membuat isim tafdhil adalah hendaknya isim yang akan diubah ke bentuk tafdhil adalah: fi’il yang terdiri dari 3 huruf asli, fi’il yang mutashorrif, fi’il yang sempurna (bukan fi’il naqish), mabni ma’lum, menerima makna ‘keberlebihan’ di dalam redaksinya. Artinya kata yang ditafdhilkan harus memenuhi syarat dibuatkan perbandingan, seperti kata: cantik, ganteng, pintar. Oleh karena itu kata yang tidak bisa dibandingkan tidak bisa dibentuk isim tafdhil, seperti: mati.  

Contohnya: سَمِيْرٌ أَجْمَلُ مِنْ زَيْدٍ

Wazannya

Isim tafdhil memilki hanya satu shigot (timbangan) yakni wazan af’alu (أفعل) untuk mudzakkar (laki-laki) dan fu’la (فُعْلَى) untuk muannats (perempuan).

Contohnya:

Isim tafdhil untuk mudzakkar : زيد أَصْغَرُ من محمد

Isim tafdhil untuk muannats : فاطمة صُغْرى مِن زينب

Pada beberapa kata, hamzah pada isim tafdhil dibuang seperti contoh berikut:

خَيْرٌ aslinya أَخْيَر

حَبّ aslinya أَحَبّ

شَرٌّ  aslinya أَشَرٌّ

 

Post a Comment for "Isim Tafdhil; Pengertian, Wazan dan Contohnya"