Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Unsur-unsur dalam Konteks Wacana: Latar, Peserta, Hasil, dan Lainnya

Konteks wacana dibentuk oleh berbagai unsur, seperti situasi, pembicara, pendengar, waktu, tempat, adegan, topik, peristiwa, dan lainnya. Menurut Hymes (1974), unsur-unsur dalam konteks wacana sebagai berikut:

1.      Latar (Setting dan Scene)

Latar ini mengacuk pada tempat (ruang-space) dan waktu atau tempo (time) terjadinya percakapan. Misalnye percakapan di kampus yang menghasilkan wacana antara lain sebagai berikut:

Anita    : “selamat pagi”

Ica        : “Selamat pagi”

Anita    : “Mau kuliah, Bu?”

Ica       : “Ya, sudah terlambat, ni, mari, ah!

2.      Peserta (Participants)

Peserta mengacu kepada peserta percakapan, yakni pembicara (penyapa) dan pendengar atau kawan bicara. Misalnya antara ‘Anita’ dan ‘Ica’ pada contoh poin nomor 1. Keduanya adalah peserta percakapan.

3.      Hasil (Ends)

Hasil mengacu pada hasil percakapan dan tujuan percakapan, misalnya seorang pengajar bertujuan memberikan pelajaran yang menarik kepada para pembelajar itu sendiri. Topik yang menarik belum tentu hasilnya baik karena sangat bergantung pada pembelajar itu sendiri dan cara penyampaiannya.

4.      Amanat (Message)

Amanat mengacu pada bentuk dan isi amanat. Bentuk amanat dapat berupa surat, esai, iklan pemberitahuan, pengumuman, dan sebagainya.

5.      Cara (Key)

Cara (key) mengacu pada semangat melaksanakan percackapan, misalnya “dengan cara bersemangat”, ‘menyala-nyal’, atau ‘dengan cara santai’, ‘tenang myakinkan’.

6.      Sarana (Instrument)

Sarana mengacu pada apakah pemakaian bahasa dilaksanakan secara lisan atau tulisan, dan mengacu pula pada variasi bahasa yang digunakan.

7.      Norma (Norms)

Norma mengacu pada perilaku peserta percakapan. Misalnya, “diskusi” yang cendrung dua arah, setiap peserta memberikan tanggapan (argumentasi) sedangkan “kuliah” cendrung satu arah, meskipun diberikan kesempatan bertanya. Dengan demikian, ada norma “diskusi” dan norma “kuliah”.

8.      Jenis (Genre)

Jenis mengacu pada kategori, seperti sajak, teka-teki, kuliah, dan doa. Jenis (genre) termasuk salah satu ciri pokok wacana.  


Sumber: Fatimah Djadjasudarma. Wacana dan Pragmatik. Bandung: PT. Refika Aditama, 2017

Post a Comment for " Unsur-unsur dalam Konteks Wacana: Latar, Peserta, Hasil, dan Lainnya"