Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Jenis Pemakaian Wacana; Monolog, Dialog, dan Polilog

Daftar Isi:
  1. Pengertian Wacana
  2. Monolog
  3. Dialog
  4. Polilog

Pengertian Wacana

Wacana adalah satuan bahasa yang terlengkap dan tertinggi atau terbesar di atas kalimat atau klausa dengan koherensi dan kohesi tinggi berkesinambungan, yang mampu mempunyai awal dan akhir yang nyata, disampaikan secara lisan maupun tulisan wacana yang kohesif dan koheren. Memang tidak bisa dipungkiri bahwa terdapat perbedaan pendapat para kalangan ahli linguistik dalam memaknai istilah wacana. Penulis cukupkan pemaknaan wacana ini dengan pengertian diatas untuk memberikan alternatif jawaban saja terkait wacana. Pendapat ini sebagaimana yang diungkapkan Fatimah Djajasudarma dalam bukunya.

Tulisan ini lebih fokus kepada bahasan tentang jenis pemakaian wacana. Sebagaimana Fatimah, Jenis pemakaian wacana berwujud tiga hal: monolog, dialog, dan polilog. Dalam hal ini akan dibahas secara ringkas makna masing-masing istilah tersebut.

Monolog

Monolog dalam pemakaian wacana merupakan wacana  yang tidak melibatkan bentuk tutur percakapan atau pembicaraan antara dua pihak yang berkepentingan Jenis wacana ini contohnya: surat, bacaan, cerita, dan lainnnya.

Dialog

Wacana yang berbentuk dialog merupakan percakapan atau pembicaraan antara dua belah pihak, terdapat pada konversasi. Wacana dialog dapat berupa pembicaraan telepon, tanya jawab, wawancara, teks drama, dan film.

Polilog

Adapun wacana polilog merupakan wacana yang melibatkan parsipan pembicaraan di dalam konversasi. Partisipan konservasinya dilakukan oleh lebih dari dua orang penutur.

Demikianlah penejelasan tentang jenis pemakaian wacana yang terkait dengan monolog, dialog, dan polilog. Selain pembagian jenis pemakaian wacana sebagaimana dimuka, jenis pemakaian wacana juga bisa dilihat dari beberapa sisi. Misalnya berdasarkan kepaduannya: wacana padu dan wacana tersisipi, Wacana minor dan wacana pokok, Berdasarkan medium: wacana lisan dan tulisan, Berdasarkan sifatnya: transaksional dan intraksional, dan lain sebagainya.  


Sumber: Fatimah Djadjasudarma. Wacana dan Pragmatik. Bandung: PT. Refika Aditama, 2017

Post a Comment for " Jenis Pemakaian Wacana; Monolog, Dialog, dan Polilog"