Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Sosiolinguistik Arab: Bahasa, Identitas, dan Gerak Sosial


Sosiolinguistik merupakan kajian kebahasaan yang melihat aspek sosial sebagai gejala hidup yang mempengaruhi kelahiran, perkembangan atau hilangnya bahasa.[1] Dalam bidang ilmu ini pembahasan tentang bahasa cukup luas dengan berbagai sudut pandang yang mungkin digunakan. Telah banyak pula teori-teori yang berkembang dalam pembahasan tentang keilmuan ini. Namun dalam bidang Sosiolinguisitik Arab, salah satu tokoh yang penting adalah Reem Bassioney. 
Dalam bukunya, Arabic Sociolinguistics, Bassioney memberikan konsep, bahwa ada lima variabel penting dalam kajian sosiolinguistik Arab yaitu: etnis, agama, kelas sosial, faktor lainnya.[2] Semua variabel ini kemudian digunakan dalam upaya mengidentifikasi fenomena berbahasa sebagaimana pada rumusan masalah dalam penelitian berparadigma sosiolinguistik. 
Kerangka dalam teori sosiolinguistik banyak yang memiliki kecendrungan terhadap pembentukan identitas yang dalam beberapa tahun terakhir banyak digunakan dalam kajian bidang keilmuan tersebut.[3] Sejak tahun 1972 pengkajian Sosiolinguistik bergantung pada dua pendekatan yakni pendekatan kelas sosial (social class) dan pendekatan jaringan sosial (social networks)[4]. Namun demikian beberapa linguis tidak puas dengan kedua pendekatan itu dan kemudian sekitar tahun 2005 dicetuskan pendekatan gelombang ketiga (third wave) yang mana di dalamnya ditekankan aspek fenomena berbahasa suatu komunitas. 
Meminjam Bassioney pendekatan model ini merupakan variation should not be studied as a ‘reflection’ of an individuals social place, but as a ‘source’ for the construction of social meaning.[5] Dengan demikian model pendekatan gelombang ketiga merupakan model elaborasi bahasa (variasi/pola) dengan melihat berbagai hal kompleks di dalamnya karena objek materialnya tidak bersifat refleksi (reflection) tetapi bersifat sumber (source).




[1] Soemarsono. Sosiolinguistik. (2013, Yogyakarta: Pustaka Pelajar) hlm, 10
[2] Reem Bassioney.  Arabic Sociolinguistics. (2009, Edinburgh: Edinburgh University Press) hlm. 97-116
[3] Florian Coulmas (Ed). The Handbook  of  Sociolinguistics. (1998, Blackwell Online Refrence: Blackwell Publishing) hlm, 256
[4] Reem Bassioney. Op.cit.
[5] Ibid. Hlm, 94


Post a Comment for "Sosiolinguistik Arab: Bahasa, Identitas, dan Gerak Sosial"